Whatsapp (+62) 085265421457 / (+65) 081087368 hi@batam-city.com

Mobil merupakan alat tranportasi mahal yang tidak sesuai untuk mereka Yang berpenghasilan dibawah UMR. Mobil membutuhkan komsumsi BBM yang cukup banyak menguras kantong gaji bulanan dan biaya pajak Yang tinggi. Mobil juga membutuhkan perawatan yang lebih banyak menguras pendapatan bahkan mengurangi setengah gaji UMR(upah minimun rata-rata).

Kepemilikan Mobil Di Kota Batam mungkin sangat ekonomis bagi angkutan keluarga dari kelas ekonomi berpenghasilan 3x dari UMR. Sebagai kota satellite yang berseberangan dengan negara Singapura.  Ketika anda berkunjung ke Batam anda akan menjumpai mobil bekas singapura atau malaysia yang harganya seharga motor baru dan berkeliaran dengan tampilan layaknya mobil mewah.

Walaupun ekonomi industri Di Batam sedang menurun, pertumbuhan ekonomi Dan gengsi orang Batam juga meningkat. Dengan umur penduduk rata-rata di usia 30 tahun, Kota Batam memiliki banyak pekerja aktif dengan upah diatas 5 juta rupiah perbulan. Batam juga tidak mengenakan pajak pertambahan nilai yang biasa dikenakan untuk Setiap kenyataan Di provinsi lain Di indonesia.

Hal ini dan trend gaya hidup hedonisme ala sinetron menyebabkan tingginya permintaan beli mobil baru pabrikan lokal laris di pasaran Indonesia. Tidak heran juga anda akan melihat mobil CBU (competely built up) ataupun mobil baru yang belum dipromosikan di televisi sudah berkeliaran dan tampak disekitaran pulau Batam alias baru beli mobil langsung keluar dijalan dengan pelat putih bertuliskan nomor plat merah.

Gambar terkait

Di negara lain, pemilik Mobil juga diwajibkan memiliki asuransi Mobil Dan asuransi jiwa terlebih dahulu sebelum membeli Mobil.

Tapi kebanyakan masyarakat di Batam mampu membeli mobil dengan harga puluhan hingga ratusan juta rupiah dengan membayar uang muka yang murah yang ditawarkan oleh dealer-dealer mobil ternama di tanah air Indonesia.

Memiliki kendaraan roda empat di Kota Batam harus diiringi dengan kemampuan memarkir mobil yang di atas rata-rata, terutama bila Anda tinggal di pemukiman menengah kebawah, bukan pemukiman mewah yang memiliki halaman samping atau halaman depan yang cukup luas, minimal buatlah Garasi terlebih dahulu dan menabung membeli mobil kemudian.

Namun apa jadinya ketika harga cicilan mobil seharga 3-5JT perbulan yang sangat membebani pengeluaran keluarga muda bila bergaji 3,5-7juta perbulan suami-istri sebelum dikurangi biaya kontrakan rumah,cicilan rumah,biaya anak sekolah, biaya makan, dan kebutuhan lain-lainya ?

Banyak beban yang dikeluarkan untuk kepemilikan Mobil. Beban ini bisa menyebabkan kemampuan membeli BBM dan membayar pajak kendaraaan bermotor terasa berat tersiksa dan terbebani. Oleh karena itu banyak mobil payung yang banyak berkeliaran di Batam. Hal itu menyebabkan para pemilik mobil kebanyakan hanya memarkirkan kendaraanya di garasi atau didepan rumah saja tanpa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari karena dapat mengeluarkan biaya komsumsi BBM yang sangat mahal hingga 2 juta bahkan lebih setiap bulannya.

Gambar terkait

Hal ini menyebabkan si Pemilik mobil hanya mengunakan mobilnya ketika hari hujan untuk menghindari basah, dingin, dan kehujanan. Dengan kata lain banyak sekali masyarakat di Kota Batam mempunyai MOBIL PAYUNG layaknya istilah “Sediakan Payung Sebelum Hujan” karena menggunakan mobil hanya di waktu Hujan saja dan di hari cerah mereka memilih mengendarai motor ataupun transportasi bus umum.

Tidaklah mengherankan ketika anda jalan-Jalan ke Perumahan di Batam banyak sekali anda melihat mobil payung berserakan dipinggir jalan dan dibiarkan  parkir didepan rumah disebelah kanan dan Kiri jalan gang yang sudah sempit. Mobil payung tidak hanya menimbulkan kecemburuan sosial tetapi juga mengganggu ketertiban umum yang menyebabkan gesekan konflik parkir dan akses ke jalan rumah antar tetangga.

Memang butuh penelitian sosial lebih lanjut dari trend orang batam ini. Seperti pepatah yang mengatakan: Besar pasak dari tiang, jadi begitulah kira-kira penjelasan paling rasional dari tren mobil payung di batam – indonesia.


 

Comments

%d bloggers like this: